Depot Iqro As-Salam: June 2026

Puasa Asyura : Kapan Waktunya?

*Fiqhuna no. 87*

๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป๐Ÿ”ป


*Puasa Sunah Asyura; Kapan Waktunya?*

  Terjadi perselisihan pendapat para ulama. 

1⃣  *Pihak   yang mengatakan 9 Muharam (tasu’a).*

Dari Al Hakam bin Al A’raj, dia berkata kepada Ibnu Abbas:

ุฃَุฎْุจِุฑْู†ِูŠ ุนَู†ْ ูŠَูˆْู…ِ ุนَุงุดُูˆุฑَุงุกَ ุฃَูŠُّ ูŠَูˆْู…ٍ ู‡ُูˆَ ุฃَุตُูˆู…ُู‡ُ ู‚َุงู„َ ุฅِุฐَุง ุฑَุฃَูŠْุชَ ู‡ِู„َุงู„َ ุงู„ْู…ُุญَุฑَّู…ِ ูَุงุนْุฏُุฏْ ุซُู…َّ ุฃَุตْุจِุญْ ู…ِู†ْ ุงู„ุชَّุงุณِุนِ ุตَุงุฆِู…ًุง ู‚َุงู„َ ูَู‚ُู„ْุชُ ุฃَู‡َูƒَุฐَุง ูƒَุงู†َ ูŠَุตُูˆู…ُู‡ُ ู…ُุญَู…َّุฏٌ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‚َุงู„َ ู†َุนَู…ْ

  “Kabarkan kepada aku tentang puasa ‘Asyura.” Ibnu Abbas berkata: “Jika kau melihat hilal muharam hitunglah dan jadikan hari ke-9 adalah berpuasa.” Aku berkata; “Demikiankah puasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam?”  Ibnu Abbas menjawab: “Ya.” 

(HR. Muslim No. 1133)

Juga  dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, katanya:

 ุญِูŠู†َ ุตَุงู…َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูŠَูˆْู…َ ุนَุงุดُูˆุฑَุงุกَ ูˆَุฃَู…َุฑَ ุจِุตِูŠَุงู…ِู‡ِ ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฅِู†َّู‡ُ ูŠَูˆْู…ٌ ุชُุนَุธِّู…ُู‡ُ ุงู„ْูŠَู‡ُูˆุฏُ ูˆَุงู„ู†َّุตَุงุฑَู‰ ูَู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูَุฅِุฐَุง ูƒَุงู†َ ุงู„ْุนَุงู…ُ ุงู„ْู…ُู‚ْุจِู„ُ ุฅِู†ْ ุดَุงุกَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุตُู…ْู†َุง ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ุงู„ุชَّุงุณِุนَ ู‚َุงู„َ ูَู„َู…ْ ูŠَุฃْุชِ ุงู„ْุนَุงู…ُ ุงู„ْู…ُู‚ْุจِู„ُ ุญَุชَّู‰ ุชُูˆُูِّูŠَ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ

“Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan dia memerintahkan manusia untuk berpuasa pada hari itu, para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani ….,” Maka dia bersabda: “Jika datang tahun yang akan datang – Insya Allah- kita akan berpuasa pada hari ke-9.” Ibnu Abbas berkata: “Sebelum datangnya tahun yang akan datang, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah wafat.” (HR. Muslim No. 1134)

Sementara dalam lafaz lainnya:

ู„ุฆู† ุณู„ู…ุช ุฅู„ู‰ ู‚ุงุจู„ ู„ุฃุตูˆู…ู† ุงู„ูŠูˆู… ุงู„ุชุงุณุน

  “Jika saya benar-benar masih sehat sampai tahun depan, maka saya akan berpuasa pada hari ke-9.” (HR. Muslim No. 1134)

Dalam Shahih Muslim disebutkan tentang puasa hari ke-9:

ูˆููŠ ุฑูˆุงูŠุฉ ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ: ู‚ุงู„: ูŠุนู†ูŠ ูŠูˆู… ุนุงุดูˆุฑุงุก

 “Dalam riwayat Abu Bakar, dia berkata: yakni hari ‘Asyura.” (HR. Muslim No. 1134)

Dari Ibnu Abbas secara marfu’:

ู„ุฆู† ุนุดุช ุฅู„ูŠ ู‚ุงุจู„ ู„ุฃุตูˆู…ู† ุงู„ุชุงุณุน ูŠุนู†ูŠ ูŠูˆู… ุนุงุดูˆุฑุงุก

“Jika saya masih hidup sampai tahun depan, saya akan berpuasa pada hari ke -9, yakni ‘Asyura.” (HR. Ahmad No. 2106, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: sanadnya kuat)

2⃣  *Pihak yang mengatakan Asyura adalah 10 Muharam, dan ini pendapat mayoritas ulama. Puasa ‘Asyura, sesuai asal katanya – al ‘asyr – yang berarti sepuluh.*

Berkata Al Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah:

ูˆุงุฎุชู„ู ุฃู‡ู„ ุงู„ุดุฑุน ููŠ ุชุนูŠูŠู†ู‡ ูู‚ุงู„ ุงู„ุฃูƒุซุฑ ู‡ูˆ ุงู„ูŠูˆู… ุงู„ุนุงุดุฑ ، ู‚ุงู„ ุงู„ู‚ุฑุทุจูŠ ุนุงุดูˆุฑุงุก ู…ุนุฏูˆู„ ุนู† ุนุงุดุฑุฉ ู„ู„ู…ุจุงู„ุบุฉ ูˆุงู„ุชุนุธูŠู… ، ูˆู‡ูˆ ููŠ ุงู„ุฃุตู„ ุตูุฉ ู„ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ุนุงุดุฑุฉ ู„ุฃู†ู‡ ู…ุฃุฎูˆุฐ ู…ู† ุงู„ุนุดุฑ

_“Telah berselisih pendapat para ahli syariat tentang waktu spesifiknya, kebanyakan mengatakan adalah hari ke sepuluh. Berkata Al Qurthubi ‘Asyura disetarakan dengan kesepuluh untuk menguatkan dan mengagungkannya. Pada asalnya dia adalah sifat bagi malam yang ke sepuluh, karena dia ambil dari kata al ‘asyr (sepuluh).”_ (Fathul Bari, 6/280) 

Lalu beliau melanjutkan:

ูˆุนู„ู‰ ู‡ุฐุง ููŠูˆู… ุนุงุดูˆุฑุงุก ู‡ูˆ ุงู„ุนุงุดุฑ ูˆู‡ุฐุง ู‚ูˆู„ ุงู„ุฎู„ูŠู„ ูˆุบูŠุฑู‡ : ูˆู‚ุงู„ ุงู„ุฒูŠู† ุงุจู† ุงู„ู…ู†ูŠุฑ : ุงู„ุฃูƒุซุฑ ุนู„ู‰ ุฃู† ุนุงุดูˆุฑุงุก ู‡ูˆ ุงู„ูŠูˆู… ุงู„ุนุงุดุฑ ู…ู† ุดู‡ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุญุฑู…

 _“Oleh karena itu, hari ‘Asyura adalah ke sepuluh, inilah pendapat Al Khalil dan lainnya. Berkata Az Zain bin Al Munir, “mayoritas mengatakan bahwa ‘Asyura adalah hari ke 10 dari bulan Allah, Al Muharram_. (Ibid)

Pendapat   ini berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: 

ุฃู…ุฑู†ุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุจุตูŠุงู… ุนุงุดูˆุฑุงุก ูŠูˆู… ุงู„ุนุงุดุฑ

_“Kami diperintahkan puasa ‘Asyura oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, hari ke sepuluh.”_ (HR. At Tirmidzi No. 755, katanya: hasan shahih)   

Lalu, bagaimana dengan dalil-dalil yang dikemukakan oleh pihak yang mengatakan ‘Asyura adalah tanggal 9 Muharam?

Al Hafizh Ibnu Hajar memberikan penjelasan: _“Zahirnya hadits ini menunjukkan hari ‘Asyura adalah hari ke-9, tetapi berkata Az Zain bin Al Munir: “Sabdanya jika datang hari ke sembilan” maka jadikanlah  ke sepuluh, dengan maksud yang ke sepuluh karena janganlah seseorang berpuasa pada hari ke-9 kecuali setelah berniat pada malam yang akan datang yaitu malam ke sepuluh.”_  Lalu beliau mengatakan:

  ู‚ู„ุช : ูˆูŠู‚ูˆูŠ ู‡ุฐุง ุงู„ุงุญุชู…ุงู„ ู…ุง ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… ุฃูŠุถุง ู…ู† ูˆุฌู‡ ุขุฎุฑ ุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ " ู„ุฆู† ุจู‚ูŠุช ุฅู„ู‰ ู‚ุงุจู„ ู„ุฃุตูˆู…ู† ุงู„ุชุงุณุน ูู…ุงุช ู‚ุจู„ ุฐู„ูƒ " ูุฅู†ู‡ ุธุงู‡ุฑ ููŠ ุฃู†ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูƒุงู† ูŠุตูˆู… ุงู„ุนุงุดุฑ ูˆู‡ู… ุจุตูˆู… ุงู„ุชุงุณุน ูู…ุงุช ู‚ุจู„ ุฐู„ูƒ ، ุซู… ู…ุง ู‡ู… ุจู‡ ู…ู† ุตูˆู… ุงู„ุชุงุณุน ูŠุญุชู…ู„ ู…ุนู†ุงู‡ ุฃู†ู‡ ู„ุง ูŠู‚ุชุตุฑ ุนู„ูŠู‡ ุจู„ ูŠุถูŠูู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ูŠูˆู… ุงู„ุนุงุดุฑ ุฅู…ุง ุงุญุชูŠุงุทุง ู„ู‡ ูˆุฅู…ุง ู…ุฎุงู„ูุฉ ู„ู„ูŠู‡ูˆุฏ ูˆุงู„ู†ุตุงุฑู‰ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุฃุฑุฌุญ

_“Aku berkata: yang menguatkan tafsiran ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim juga dari jalan lain, dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  “Jika saya masih ada sampai tahun depan saya akan berpuasa pada hari ke-9, dan dia wafat sebelum itu.” Pada zahir hadits ini menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berpuasa pada hari ke-10, dan   meraka diperintah  melakukannya pada hari ke-9 dan dia wafat sebelum itu. Kemudian apa yang mereka lakukan berupa puasa hari ke-9, tidaklah bermakna membatasi, bahkan menambahkan hingga hari ke -10, baik karena kehati-hatian, atau demi untuk menyelisihi orang Yahudi dan Nasrani. Inilah pendapat yang lebih kuat.”_ (Ibid)

Sebenarnya kelompok ini tidaklah mengingkari puasa hari ke-9. Beliau mengutip dari para ulama:

ูˆู‚ุงู„ ุจุนุถ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… : ู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููŠ ุตุญูŠุญ ู…ุณู„ู… " ู„ุฆู† ุนุดุช ุฅู„ู‰ ู‚ุงุจู„ ู„ุฃุตูˆู…ู† ุงู„ุชุงุณุน " ูŠุญุชู…ู„ ุฃู…ุฑูŠู† ، ุฃุญุฏู‡ู…ุง ุฃู†ู‡ ุฃุฑุงุฏ ู†ู‚ู„ ุงู„ุนุงุดุฑ ุฅู„ู‰ ุงู„ุชุงุณุน ، ูˆุงู„ุซุงู†ูŠ ุฃุฑุงุฏ ุฃู† ูŠุถูŠูู‡ ุฅู„ูŠู‡ ููŠ ุงู„ุตูˆู… ، ูู„ู…ุง ุชูˆููŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุจู„ ุจูŠุงู† ุฐู„ูƒ ูƒุงู† ุงู„ุงุญุชูŠุงุท ุตูˆู… ุงู„ูŠูˆู…ูŠู†

_“Berkata sebagian ulama: Sabdanya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam Shahih Muslim: Jika aku masih hidup sampai tahun depan maka aku akan berpuasa pada hari ke -9” bermakna dua hal; Pertama, yaitu perubahan dari hari ke-10 menjadi ke-9. Kedua, yaitu puasanya ditambahkan, ternyata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam keburu meninggal sebelum menjelaskan hal itu, maka demi kehati-hatian puasa tersebut ada dua hari.”_ (Ibid)

Berkata Ibnu Abbas secara mauquf:

ุตูˆู…ูˆุง ุงู„ุชุงุณุน ูˆุงู„ุนุงุดุฑ ูˆุฎุงู„ููˆุง ุงู„ูŠู‡ูˆุฏ

_“Berpuasalah pada hari ke 9 dan 10 dan berselisihlah dengan Yahudi.”_ (HR. Ahmad No. 3213, sanadnya shahih mauquf/sampai Ibnu Abbas saja)

3⃣  *Pihak yang mengatakan puasa ‘Asyura itu adalah 9, 10, dan 11 Muharam.*

Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah menulis dalam kitab Fiqhus Sunnah sebuah sub bab berjudul :

ุตูŠุงู… ู…ุญุฑู…، ูˆุชุฃูƒูŠุฏ ุตูˆู… ุนุงุดูˆุฑุงุก ูˆูŠูˆู…ุง ู‚ุจู„ู‡ุง، ูˆูŠูˆู…ุง ุจุนุฏู‡ุง

 _“Puasa Muharam dan ditekankan puasa ‘Asyura, dan Puasa sehari sebelumnya, serta sehari sesudahnya._” (Fiqhus Sunnah, 1/450. Darul Kitab ‘Arabi)

Sama dengan kelompok kedua, hal ini demi kehati-hatian agar tidak menyerupai puasa Yahudi yang mereka lakukan pada hari ke-10, sebagai perayaan mereka atas bebasnya Nabi Musa ‘Alaihissalam dan bani Israel dari kejaran musuhnya.

  Dalilnya adalah dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Ahuma secara marfu’:

ุตูˆู…ูˆุง ูŠูˆู… ุนุงุดูˆุฑุงุก ูˆุฎุงู„ููˆุง ุงู„ูŠู‡ูˆุฏ ، ุตูˆู…ูˆุง ูŠูˆู…ุง ู‚ุจู„ู‡ ุฃูˆ ูŠูˆู…ุง ุจุนุฏู‡

_“Puasalah pada hari ‘Asyura dan berselisihlah dengan Yahudi, dan berpuasalah sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya.”_ (HR. Ahmad No. 2154, namun Syaikh Syu’aib Al Arna’uth mengatakan sanadnya dhaif)

Berkata Al Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah dalam _Fathul Bari_ –setelah merangkum semua dalil yang ada:

ูˆุนู„ู‰ ู‡ุฐุง ูุตูŠุงู… ุนุงุดูˆุฑุงุก ุนู„ู‰ ุซู„ุงุซ ู…ุฑุงุชุจ : ุฃุฏู†ุงู‡ุง ุฃู† ูŠุตุงู… ูˆุญุฏู‡ ، ูˆููˆู‚ู‡ ุฃู† ูŠุตุงู… ุงู„ุชุงุณุน ู…ุนู‡ ، ูˆููˆู‚ู‡ ุฃู† ูŠุตุงู… ุงู„ุชุงุณุน ูˆุงู„ุญุงุฏูŠ ุนุดุฑ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… .

“Oleh karena itu, puasa ‘Asyura terdiri atas tiga tingkatan: 

1. Paling rendah yakni berpuasa sehari saja (tanggal 10). 
2. Puasa hari ke-9 dan ke-10. 
3. Paling tinggi   puasa hari ke-9, 10, dan ke-11. Wallahu A’lam” (Ibid. lihat juga Fiqhus Sunnah, 1/450)

 Demikian. Wallahu A’lam

๐ŸŒท๐Ÿƒ๐ŸŒท๐Ÿƒ๐ŸŒท๐Ÿƒ๐ŸŒท๐Ÿƒ

*✍️ Admin Madrasatuna*

Doa Awal Tahun

 


๐ŸŒ™ Doa Awal Tahun Hijriyah: Memulai Tahun dengan Harapan dan Ketaatan

Tahun Baru Hijriyah bukan sekadar pergantian angka dari 1447 H ke 1448 H, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperbanyak amal saleh. Sebagaimana hijrahnya Rasulullah ๏ทบ mengajarkan perubahan menuju kebaikan, setiap muslim hendaknya menjadikan awal tahun sebagai kesempatan untuk bermuhasabah dan menyusun tekad menjadi hamba Allah yang lebih taat.

Allah Ta'ala berfirman:

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
(QS. Ar-Ra'd: 11)

Di awal tahun, mari kita memohon keberkahan, perlindungan, dan kemudahan kepada Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰.

๐Ÿคฒ Doa Awal Tahun

ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฃَุฏْุฎِู„ْู‡ُ ุนَู„َูŠْู†َุง ุจِุงู„ْุฃَู…ْู†ِ ูˆَุงู„ْุฅِูŠู…َุงู†ِ، ูˆَุงู„ุณَّู„َุงู…َุฉِ ูˆَุงู„ْุฅِุณْู„َุงู…ِ، ูˆَุงู„ุชَّูˆْูِูŠู‚ِ ู„ِู…َุง ุชُุญِุจُّ ูˆَุชَุฑْุถَู‰، ุฑَุจُّู†َุง ูˆَุฑَุจُّูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ

Artinya:
"Ya Allah, masukkanlah tahun ini kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik untuk melakukan apa yang Engkau cintai dan ridai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah."

✨ Amalan di Awal Tahun Hijriyah

  1. Muhasabah diri atas amal yang telah lalu.

  2. Memperbanyak istighfar dan taubat.

  3. Menyusun target ibadah dan amal saleh.

  4. Mempererat silaturahmi.

  5. Memperbanyak doa memohon keberkahan hidup.

๐ŸŒฟ Pesan Hikmah

Tahun boleh berganti, namun tujuan hidup seorang mukmin tetap sama: mencari ridha Allah dan meraih surga-Nya. Jadikan tahun baru Hijriyah sebagai awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan Al-Qur'an, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad)

๐ŸŒ™ Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H
Semoga Allah melimpahkan keberkahan, kesehatan, ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan istiqamah dalam ketaatan kepada kita semua. Aamiin.

๐Ÿ“– Depot Iqro As-Salam
๐ŸŒ www.depotiqroassalam.com
๐Ÿ“ฑ Instagram: @depotiqroassalam

10 Ucapan Tahun Baru Hijriyah yang Indah dan Menyentuh Hati


1

๐ŸŒ™ Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Semoga setiap langkah kita di tahun ini semakin dekat kepada Allah, dipenuhi keberkahan, dan membawa manfaat bagi sesama.

2.

✨Tahun baru adalah lembaran baru. Mari berhijrah dari kelalaian menuju ketaatan, dari keburukan menuju kebaikan, dan dari keraguan menuju keyakinan kepada Allah SWT.

3.

๐ŸคฒSelamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa yang lalu, menerima amal kebaikan kita, dan memudahkan segala urusan di masa yang akan datang.

4.

๐Ÿ•Œ *Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah menuju kehidupan yang lebih diridhai Allah. Semoga tahun ini menjadi awal perubahan terbaik bagi kita semua.

5.

๐ŸŒŸSambut Tahun Baru Hijriyah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan semangat baru untuk memperbanyak ibadah serta menebar kebaikan.

6.

๐Ÿ’šSemoga datangnya 1 Muharram 1448 H membawa kedamaian dalam hati, keberkahan dalam rezeki, kesehatan dalam tubuh, dan kebahagiaan dalam keluarga.

7.

๐Ÿ“–Mari jadikan Tahun Baru Hijriyah sebagai momentum muhasabah diri. Semoga hari esok lebih baik dari hari ini dan akhir hidup kita berakhir dalam husnul khatimah.

8.

๐ŸŒ™Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Semoga cahaya iman selalu menerangi langkah kita, dan Allah senantiasa membimbing kita di jalan yang lurus.

9.

๐ŸคPergantian tahun adalah pengingat bahwa usia terus berkurang. Semoga kita semakin giat beramal, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk akhirat.

10.

✨Di awal tahun Hijriyah ini, mari buka lembaran baru dengan doa dan harapan. Semoga Allah melimpahkan rahmat, keberkahan, serta kesuksesan dunia dan akhirat untuk kita semua. Aamiin.


Tahun Baru Hijriyah: Momentum Hijrah Menjadi Lebih Baik

 


Tahun Baru Hijriyah merupakan momen yang tepat bagi setiap muslim untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) dan memperbaiki kualitas keimanan serta amal saleh. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad ๏ทบ dari Makkah ke Madinah mengajarkan bahwa perubahan menuju kebaikan membutuhkan niat yang ikhlas, kesabaran, dan pengorbanan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."(QS. Ar-Ra'd: 11). Ayat ini mengingatkan bahwa perubahan hidup yang lebih baik harus dimulai dari diri sendiri dengan memperbaiki ibadah, akhlak, dan hubungan dengan sesama.

Semangat hijrah juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah ๏ทบ: "Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah." (HR. Bukhari). Oleh karena itu, memasuki tahun baru Hijriyah hendaknya tidak sekadar menjadi pergantian angka dalam kalender, tetapi menjadi titik awal untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Mari jadikan tahun ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal saleh, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menebarkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat secara luas. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kemudahan kepada kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru. Aamiin.


Ide Permainan Mengenal Huruf Hijaiyah

Berikut adalah beberapa ide permainan edukatif untuk mengenalkan huruf hijaiyah hanya dengan menggunakan media kertas. Ide-ide ini dikelompokkan berdasarkan fokus kemampuan anak.

Permainan Pengenalan dan Visual

* Pohon Buah Hijaiyah: Gambar sebuah pohon besar di kertas karton, lalu buat potongan kertas kecil berbentuk buah yang ditulisi huruf hijaiyah. Anak bertugas menempelkan buah tersebut ke ranting pohon sambil melafalkan hurufnya.

* Mencocokkan Tutup Botol: Tulis huruf hijaiyah di atas selembar kertas HVS besar. Tulis huruf yang sama pada kertas bulat kecil, lalu tempelkan di atas tutup botol bekas. Minta anak mencocokkan tutup botol ke atas huruf yang sesuai di kertas.

* Labirin Jalur Huruf: Buat dua kolom huruf hijaiyah yang sama di sisi kiri dan kanan kertas HVS. Buat jalur garis putus-putus yang saling silang atau berliku untuk menghubungkan pasangan huruf tersebut. Anak harus menarik garis menggunakan highlighter berwarna untuk menemukan pasangannya.

Permainan Motorik dan Ketangkasan

* Kapal Seluncur Hijaiyah: Lipat kertas menjadi beberapa kapal mainan kecil dan tuliskan satu huruf hijaiyah di setiap kapal. Siapkan wadah berisi air, lalu sebutkan satu huruf. Anak harus mencari kapal dengan huruf tersebut dan meniupnya hingga meluncur ke ujung wadah.

* Tepuk Kertas Hijaiyah: Potong kertas menjadi kartu-kartu kecil berisi huruf hijaiyah (kartu flashcard) dan tebar di atas meja. Ketika Anda menyebutkan sebuah huruf, anak harus berlomba menepuk kartu huruf yang benar secepat mungkin.

* Lompat Pulau Huruf: Tulis huruf hijaiyah dengan ukuran besar di atas kertas bekas (misal kertas koran atau kalender) dan tata di lantai. Sebutkan urutan huruf tertentu, lalu minta anak melompat dari satu kertas ke kertas lainnya sesuai instruksi Anda.

Permainan Menulis dan Kreativitas

* Menebalkan Garis Pelangi: Tulis huruf hijaiyah berukuran besar menggunakan garis putus-putus di kertas HVS. Minta anak menebalkan garis tersebut berulang kali menggunakan spidol atau pensil warna yang berbeda-beda hingga membentuk pola warna pelangi yang indah.

* Kolase Tekstur Kertas: Gambar satu huruf hijaiyah berukuran penuh di selembar kertas. Berikan anak kertas warna-warni bekas untuk disobek kecil-kecil, lalu minta mereka menempelkan sobekan kertas tersebut di dalam pola huruf menggunakan lem.

 

Tanda Orang Hajinya Mabrur

Menjadi haji mabrur jadi harapan orang yang menjalankan ibadah haji, karena balasan utamanya tidak lain adalah surga. Secara bahasa, mabrur berasal dari kata al-birr yang berarti kebaikan atau ketaatan. Secara umum, para ulama menjelaskan bahwa ciri utama seseorang mendapatkan haji mabrur dapat dilihat dari perubahan perilakunya setelah kembali ke tanah air. Ia akan menjadi pribadi yang lebih sholeh, lebih peduli pada sesama, serta memiliki orientasi hidup yang lebih fokus pada akhirat dibanding sebelum berangkat ke tanah suci.

Merujuk pada dalil Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW, berikut adalah poin-poin utama yang menjadi ciri orang yang meraih haji mabrur:

1. Memiliki Kepedulian Sosial yang Tinggi (Ith'amut Tha'am)

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang apa itu haji mabrur, lalu beliau menjawab: “Memberi makanan dan menebarkan kedamaian (salam).” (HR. Ahmad). Orang yang hajinya mabrur akan lebih dermawan dan peka terhadap kesusahan orang-orang di sekitarnya.

2. Tutur Katanya Santun dan Menyejukkan (Thiyabul Kalam)

Masih dalam kelanjutan hadis riwayat Imam Ahmad mengenai ciri haji mabrur, dalam riwayat lain disebutkan ciri lainnya adalah thiyabul kalam atau berkata-kata yang baik. Lisan mereka terjaga dari ghibah, mencela, dan perkataan sia-sia.

3. Terhindar dari Perbuatan Maksiat, Rafats, dan Fusuq

Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:

"Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan-bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata kotor/bersetubuh), berbuat fusuq (fasik/maksiat) dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. (QS. Al-Baqarah: 197).

Alumni haji yang mabrur akan senantiasa menjaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat yang dapat merusak pahala hajinya meski sudah pulang ke rumah.

4. Mengalami Peningkatan Kualitas Iman dan Ibadah

Para ulama sepakat bahwa tanda diterimanya suatu kebaikan adalah lahirnya kebaikan setelahnya. Orang yang meraih haji mabrur akan lebih rajin beribadah, lebih khusyuk, dan mengutamakan kehidupan akhirat tanpa melupakan dunianya.

Sunnah menyambut orang pulang Haji

Adab sambut orang pulang haji

Bagi sanak saudara teman tetangga yang baru pulang haji tentu ikut berbahagia. Kedatangan mereka sangat dinanti-natikan. Tentu ada adab yang bissa kita lakukan dalam menyambut kedatangan mereka. Adapun sunnahnya anatara lain :

  1. Mengucapkan salam dan berjabat tangan. sebagai tanda hormat ke mereka tentu kita bisa menyambutnya dengan salam sebagaimana akhlaq seorang muslim. Berjabat tangan dilanjut berpelukan ssebagai tanda syukur dan bahagia.
  2. Meminta doa diampunkan. Orang yang baru pulang haji memiliki doa mustajab. Mintalah doa kepeda mereka agar diberi ampunan.
  3. Membaca doa selamat. Sambutlah mereka dengan doa memohon keberkahan dan keselamatan.
  4. Mendoakan semoga jadi haji Mabrur. Jangan lupa doakan ssupaya hajinya mabrur, di ampuni doasanya, hajinya diterima Allah.
  5. Menghindari sambutan berlebihan. sambutlah dengan wajar ssaja tanpa berlebihan agar terhidar dari sifat riya.


Jadwal Kepulangan Haji 2026

 

jadwal pulang haji indonesia

Alhamdulillah beryukur pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Bagi yang orang tua, saudara atau teman naik haji tentu tinggal menunggu jadwal kepulangan. Jamaah haji Indonesia akan pulang mulai 1 Juni dari Jeddah/ Madinah menuju tanah air. Ada 2 gelombang jadwal kepulangan Jemaah haji Indonesia.

Gelombang 1 : 1 - 15 Juni 2026

Gelombang 2 : 16 Juni - 1 Juli 2026

Semoga perjalanan pulang Jemaah Haji Indonesia lancar ampai ke tanah air. Para jemaah bia sampai rumah masing-masing dengan selamat. Jangan lupa yang mau menyiapkan oleh-oleh haji bisa segera dipesan sebagai tanda syukur atas ibadah yang dilaksanakan.